PERBANDINGAN ANTARA KONSUMSI OBAT DAN INDUSTRI FARMASI ASEAN(2003/2004)
lihat....Indonesia...!!!
Jumat, 11 Februari 2011
Kefarmasian Lokal dalam Era Pasar Bebas
Keputusan Pemerintah untuk mengadakan Perdagangan Bebas di Indonesia,memunculkan berbagai pendapat dari masyarakat.Salah satunya adalah persaingan produk-produk farmasi dalam negeri.Banyak orang yang menanggapi hal ini dengan pesimistis.Pasalnya efisiensi yang dimiliki bangsa ini sudah jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara yang lebih maju.Bahkan negara yang lebih potensial seperti China Dan India pun tidak berani membuka pasar bebas karena merasa tidak siap menghadapi persaingan global.Mantan Menteri Kesehatan Indonesia Siti Fadilah Supari pun mengatakan bahwa dirinya tidak yakin kefarmasian Indonesia dapat bersaing dengan kefarmasian mancanegara.Menurut beliau,ancaman terbesar Indonesia saat ini adalah produk kefarmasian dari China.Oleh karena itu,diharapkan inustri farmasi Indonesia untuk mengutamakan kesamaan,keselarasan,pemerataan,dan keterjangkauan masyarakat.Selain itu industri farmasi Indonesia juga harus menjaga keamanan,kualitas,dan khasiat obat.Karena perdagangan bebas saat ini sedang menjadi tren,mau tidak mau,industri farmasi lokal harus mampu bersaing menghadapi bangsa lain.Dengan menganggapnya bukan sebagai ancaman,tetapi sebagai tantangan,usaha,dan kerja keras bangsa untuk menjadi lebih maju kedepannya.Mungkin secara kualitas produk-produk kefarmasian lokal bisa dikatakan sejajar,hanya saja efisiensi nya cukup lemah.Maka dihimbau masyarakat untuk tetap menggunakan produk-produk dalam negeri.Dan bahkan bisa melakukan ekspor ke negara-negara lainnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar